ATJEH PRESS

ATJEH PRESS

banner 728x90

Akademisi: Yuddy Chrisnandi Dinilai Cocok jadi Cawapres Jokowi atau Prabowo di Pilpres 2019

Akademisi: Yuddy Chrisnandi Dinilai Cocok jadi Cawapres Jokowi atau Prabowo di Pilpres 2019

Jakarta –Tokoh Muda Aceh yang kini menjadi Akademisi di Jakarta memprediksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali bertarung di Pilpres 2019 mendatang. Kuatnya wacana tersebut juga membuat banyak yang menduga-duga tentang pasangan yang dinilai pantas menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi. ,” Hal tersebut disampaikan, Iswadi,M.Pd kepada wartawan, senin , 24 Juli 2017.

Mantan Dekan III FKIP Universitas Serambi Mekkah ini menilai Jokowi akan mendapatkan rival yang sama di Pilpres 2019 medatang. Pasalnya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto juga digadang-gadang akan kembali mencalonkan diri di Pilpres 2019. Salah satu nama yang dianggap cocok untuk menjadi cawapresnya Jokowi atau Prabowo adalah mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Guru Besar Universitas Nasional yang saat ini menjabat Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Armenia, dan Georgia. Selain Yuddy Chrisnandi nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga dinilai layak dampingi jokowi.

Mahasiswa Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ini menilai Yuddy Chrisnandi Dinilai Cocok juga menjadi Cawapres Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto karena Peluang untuk memenangkan Pilpres 2019 untuk Prabowo akan sangat besar jika berpasangan dengan YCH ,selain nama Yuddy Chrisnandi nama Gubernur Terpilih DKI Anis Baswedan juga dinilai cocok mendampingi Prabowo.

putra asli Aceh yang juga Ketua Relawan Jokowi-JK Provinsi Aceh tersebut. Mengatakan Pertarungan dipilpres 2019 masih tetap antara jokowi dengan prabowo akan tetapi pendamping mereka akan sangat menentukan kemenangan Pilpres 2019 seperti pengalaman di 2014 ketika Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta Rajasa, Prabowo-Hatta hanya kalah tipis dari Jokowi-Kalla. Sepanjang masa kampanye, berbagai dinamika terjadi, termasuk praktik kampanye hitam. Jika Prabowo kembali maju pada Pilpres 2019 dan berhadapan dengan Jokowi, pertarungan keras diprediksi akan kembali terjadi. Dan harus diakui kemenangan Jokowi di 2014 karena berpasangan dengan JK.Karena itu pasangan yang akan mendampingi mereka di 2019 akan sangat menentukan kemenangan .Bahkan Jika MK membatalkan UU Pemilu yang Baru disahkan tidak Tertutup Kemungkinan Prof YCH menjadi Calon Presiden Alternatif untuk Indonesia Demikian Iswadi (Nil)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses