ATJEH PRESS

ATJEH PRESS

Ali Muchtar Ngabalin, Pria Bersurban Terlibat Kampanye Hitam

Ali Muchtar Ngabalin, Pria Bersurban Terlibat Kampanye Hitam

JAYAPURA|AP – Tim Kuasa Hukum Calon Presiden Joko Widodo dan Yusuf Kalla, Jumat (21/6/2014), melaporkan Juru Kampanye Nasional Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yakni Ali Muchtar Ngabalin kepada Bawaslu Papua dan Polda Papua terkait kampanye hitam dan penghinaan terhadap Jokowi. Ali Mochtar Ngabalin sehari-hari selalu tampil bersurban sebagai tanda dia alim ulama.

Foto: zarithmuslim.blogspot.com

Foto: zarithmuslim.blogspot.com

Tim kuasa hukum pasangan capres nomor urut dua di antaranya Paskalis Letsoin, Anthon Raharusun, Yulianto, Khoirul Anam, Yuliwati, Yance Polwain sebagai pelapor mengatakan pengajuan ini baru diketahui pada 18 Juni lalu. Namun, menurut tim, laporan pengaduan ini masih dalam tenggang waktu sesuai undang–undang tentang Pilpres.

Dalam laporannya, tim kuasa hukum Jokowi-JK mengatakan Ali Mochtar Ngabalin bekas politisi Partai Bulan Bintang dan kini loncat  ke Partai Golkar dan tergabung dalam Koordinator Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta pada Rabu (17/6) di Hotel Aston Jayapura dalam rangkaian kampanye pemenangan Prabowo-Hatta, mengadakan wawancara dengan wartawan dan media di Jayapura.

“Salah satu pernyataannya telah mengeluarkan kata – kata penghinaan dan atau penghasutan yang ditujukan kepada Ir Joko Widodo, baik secara pribadi maupun sebagai calon presiden RI dengan mengatakan Jangan Pilih Calon Presiden (Capres) yang Kurus Kerempeng,” ungkap anggota Tim Kuasa hukum Anthon Raharusun SH usai melapor ke Bawaslu Papua.

Anthon menegaskan, ucapan Ali Mochtar ini adalah jelas–jelas dikualifikasi sebagai perbuatan penghinaan terhadap kehormatan dan nama baik Joko Widodo dan juga merupakan menghasut dan atau mengadu domba antara Joko Widodo dengan masyarakat. Tujuannya merendahkan harkat dan martabat Joko Widodo di mata masyarakat agar tidak memilih calon presiden yang kurus dan kerempeng.

Menurut tim kuasa hukum, perbuatan Ali Mochtar Ngabalin tersebut dapat dikualifisir sebagai perbuatan pidana melanggar ketentuan Pasal 310 ayat 1 KUHP yang unsur – unsurnya adalah sebagai berikut, dengan sengaja, menyerang kehormatan atas nama baik orang lain. Menuduh melakukan suatu perbuatan tertentu. Dengan maksud yang nyata supaya diketahui oleh umum.[TRIBUNNEWS.COM]

The following two tabs change content below.

Redaksi

Latest posts by Redaksi (see all)

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses