Di Balik Pelantikan 626 Pejabat Baru: Menantu Lantik Mertua

Banda Aceh, AP-Situs berita online,  www.indojayanews.com menurunkan berita yang menghebohkan dibalik pelantikan 626 pejabat eselon III (tiga) dan IV (empat) , Senin,  17 September 2018 lalu. Dalam pelantikan tersebut,  diduga terdapat ibu mertua sang Plt Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah dan istri Plh Sekda Aceh,  Taqwallah.

Dikutip dari situs tersebut,  Rabu,  19 September 2018, disebutkan,  pejabat yang dilantik tersebut adalah mertua Nova Iriansyah dari istri muda. Istri muda tersebut dsebuti seorang perempuan muda dan bekerja sebagai dosen di FT Unsyiah.  “Beliau dosen di Unsyiah,  satu kampus dengan Pak Nova.  Mereka sudah dikaruniai dua anak, ” sebut sumber terpercaya lainnya.

Dari penelusuran media online itu,  mertua Plt Gubernur Aceh yang dilantik itu bernama Dra. Nurhayati. Sebelumnya dia ditempatkan sebagai Plt Kepala Bidang Guru Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Aceh. Pelantikan tersebut mengukuhkan ibu kandung YA itu sebagai Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), jabatan yang ditinggalkan Kadispora Aceh,  Darmansyah.

Selain melantik mertua, Plt Gubernur Aceh juga melantik istri Plh Sekda Aceh Taqwallah, Safrida Yuliani SE, Ak, M. Si sebagai Kabid Pengembangan dan Sertifikasi Kompetensi Teknis Inti pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh. Dari informasi yang berkembang,  data data calon pejabat eselon III dan IV diurus Taqwallah ke Kemendagri. Kala itu,  Sekda Aceh,  Darmawan sedang menunaikan ibadah haji bersama Kepala Badan Kepegawaian Aceh,  Jalaluddin.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Aceh Rahmad Raden,  S. Sos seperti dikutip Indojayanews. com sangat menyesalkan informasi tersebut berkembang dan jadi pantauan awak media.

“Dari 626 pejabat yang dilantik,  kenapa hanya satu yang jadi perhatian kalian?. Jangan buka aib orang,” pinta Rahmad Raden usai acara pelantikan. Namun pernyataan Rahmad Raden itu sempat diluruskan salah satu wartawan yang turut mendengar. “Pak itu news bukan aib,” sebut wartawan itu.

Namun Rahmad tetap bersikukuh,  siapapun berhak diberikan kepercayaan dan jabatan,  apalagi yang bersangkutan punya kemampuan lebih.

“Apa salah, bila ada keluarga walikota yang berprestasi dilantik jadi pejabat?, ” gugat Rahmad Raden membandingkan. Dari jawaban dia terkesan,  seperti membenarkan bahwa yang dilantik Plt Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah adalah mertuanya.

Rahmad menyampaikan, pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan dan mempercepat realisasi anggaran 2018.

“Pelantikan dilaksanakan penuh pertimbangan dan Plt Gubernur Aceh telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” katanya sambil menuju musholla komplek pendopo gubernur Aceh untuk menunaikan ibadah sholat Magrib.

Lain halnya Kadis Pendidikan Aceh,  Syaridin. Saat wartawan menanyakan perihal tersebut,  dia turut membenarkan bahwa anak buahnya yang dipromosikan tersebut adalah orang dekat sang Plt Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah.

“Ya,  tapi itu hanya untuk mengisi jabatan yang kosong,” kata Syaridin.

Hingga berita dilansir,  pihak Indojayanews.com belum berhasil melakukan konfirmasi langsung ke Plt Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah.  Beberapa pesan WhatsApp yang dikirim ke beberapa nomor telpon seluler milik ketua DPD I Partai Demokrat Aceh itu tanpa balasan apapun.

“Gak mau dibalas, ” kata salah satu redaktur media online itu kepada Atjehpress. com.  (IJN/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *