Dituding Ketua DPC Gerindra Aceh Besar Mati Suri

Aceh Besar |AP– DPC Gerindra Kabupaten Aceh Besar  dituding mandul karena hingga kini formasi kepengurusan yang sudah dibentuk sesuai SK belum berjalan sesuai ADRT partai. Hal itu diungkapkan oleh wakil Ketua  DPC Gerindra Aceh Besar Hamdani Harun kepada media ini Sabtu (18/3/2017).

Ia mengatakan, sejak ditunjuknya Chawari Mansur sebagai Ketua DPC partai Gerindra Aceh Besar, kepengurusan belum terbentuk sempurna. Akibatnya sejumlah agenda partai menjadi tersendat, seperti tidak ada digelarnya rapat rutin partai, serta konsolidasi tidak berjalan,” kata Hamdani.

“Sangat kita sayangkan partai yang begitu besar namun organisasi partainya tidak jalan. Kami melihat dan merasakan partai gerindra di Aceh Besar ini mati suri, ada tapi tidak dirasakan,” ucap Hamdani.

Hamdani menyampaikan, bahwa saat ini pihaknya menginginkan para pengurus partai Gerindra Aceh Besar duduk bersama kembali dengan seluruh unsur partai, mulai dari para sesepuh, dan juga dengan pengurus partai di tingkat kecamatan.

“Intinya, tujuan kita itu, mari duduk bersama kembali dengan seluruh unsur itu, kalau kita ingin partai ini besar di Kabupaten Aceh Besar,” ujar Hamdani mengingatkan.

Ia menitikberatkan kekecewaannya pada organisasi partai yang tidak berjalan sebagaimana yang diatur dalam aturan rumah tangga partai Gerindra.

“Selama ini jarang sekali ada Rakerda. Bahkan bisa kami sebut tidak ada. Bagaimana kami bisa melakukan rakerda tingkatan kabupaten. Ini benar-benar menjadi periode buruk untuk partai Gerindra,” kata Hamdani.

Diterpa kemelut dan permasalahan ini menimbulkan polemik dalam kepengurusan DPC Gerindra Kabupaten Aceh Besar ini, membuat kepemimpinan Chawari dinilai tidak kapabel dan profesional hingga menimbulkan mosi tidak percaya beberapa pengurus PAC Gerindra di Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Besar.

“Bagaimana mau mengurusi dan membesarkan partai Gerindra Aceh Besar sedangkan pengurusnya banyak yang tidak aktif. Apalagi koordinasikan dengan pengurus DPC dan PAC, tapi sampai saat ini belum ada pertemuan kader-kader partai Gerindra,” jelasnya.
Hamdani meminta seluruh pengurus DPW Gerindra Aceh dan DPP Gerindra agar segera menurunkan Tim Revitalisasi untuk melakukan pembenahan.Tim Revitalisasi harus segera turun tangan untuk melakukan pembenahan partai yang kita cintai ini, jangan sampai hancur apalagi tidak berfungsi seperti saat ini,” harap Hamdani.[D]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *