ATJEH PRESS

ATJEH PRESS

banner 728x90

Dituding Peulaba Serobot Lahan Warga, PT Samana Undang Wartawan

Dituding Peulaba Serobot Lahan Warga, PT Samana Undang Wartawan
PT Samana Citra Agung menggelar jumpa pers di Kuala Village Banda Aceh, Jumat (22/9

Banda Aceh (Atjehdaily)-PT Samana Citra Agung membantah keras telah mengambil lahan masyarakat dalam join kerjasama dengan PT Semen Indonesia yang akan mendirikan pabrik di Kecamatan Batee, Pidie sebagaimana dikatakan Persaudaraan Laweung Batee ( Peulaba) baru baru ini.  Untuk menjernihkan isu tersebut,  Direksi PT Samana Citra Agung melalui kuasa hukumnya,  Safarudin, SH mengundang sejumlah wartawan, mengklarifikasi isu tersebut.

“Selama ini yang dikatakan PT Samana Citra Agung mengambil lahan itu tidak benar, Samana tidak serobot tanah warga,” kata Safaruddin saat jumpa pers di Kuala Village Banda Aceh, Jumat (22/9)

Kuasa Hukum PT Samana Citra Agung, juga menegaskan kalau perusahaan tidak pernah menyerobot lahan masyarakat dalam join kerjasama dengan PT Semen Indonesia (SIA) untuk mendirikan Pabrik Semen di Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie.

Menurut Safaruddin, berdasarkan surat terakhir dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh ditujukan kepada Gubernur Aceh yang berisikan memberikan data dukungan terhadap persoalan lahan PT Semen Indonesia Aceh.

Berdasarkan dokumen data fisik dan yuridis itu penguasaan lahan perusahaan tersebut adalah sertifikat hak guna bangunan dan hak pakai dengan luas 1.958 hektare.

Safaruddin menyampaikan, adanya tuntutan pengembalian kerugian lahan milik masyarakat Gampong Kule dan Cot ini setelah melakukan survei lapangan terhadap lahan tersebut, ternyata lahan berada di luar area PT Semen Indonesia Aceh.

“Jadi, memang ada lahan itu ,tetapi bukan di dalam kawasan PT Semen Indonesia, di luar areal,” ujarnya.

Padahal, lanjut Safaruddin, sebelumnya pihak PT Samana sudah mengirimkan surat kepada keuchik terkait pemberitauan keberatan terhadap lahan pendirian PT Semen Indonesia Aceh itu pada 8 September 2016 lalu, kemudian juga ditembuskan kepada muspika dan muspida setempat.

“Dalam surat itu dituliskan, pihak perusahaan meminta kepada keuchik agar menyampaikan segera apabila ada lahan yang masuk dalam pembangunan pabrik semen itu,” ujar Ketua YARA itu.

Perusahaan itu juga mengakui,  pihaknya sudah menampaikan kepada masyarakat, dan juga menyiapkan surat keterangan kepemilikan lahan untuk diisikan warga.

“Tetapi keuchik setempat tidak mau meneken, sebenarnya kami tidak mengambil tanah masyarakat disitu,” ujarnya.

Ia mengaku bingung melihat tuntutan beberapa warga yang menuding perusahaan menyerobot lahan warga.

“Lahan mana yang diserobot. Kami tegaskan seluruh lahan milik PT Samana Citra Agung sudah clear and clean (CnC), jadi tidak ada penyerobotan,” tegasnya.

Dalam jumpa pers itu juga hadir Direktur Utama PT Samana Citra Agung, bekas Kepala BPN Pidie dan beberapa bekas aparat gampong di desa yang masuk dalam kawasan pembangunan pabrik semen itu. (MU)

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses