ATJEH PRESS

ATJEH PRESS

banner 728x90

Gubernur Aceh Lantik Abusyik Sebagai Bupati Pidie

Gubernur Aceh Lantik Abusyik Sebagai Bupati Pidie
Roni Ahmad (Abusyik), diiring dengan odong-odong menuju gedung DPRK Pidie, saat pelantikannya sebagai Bupati Pidie, oleh Gubernur Aceh drh. Irwandi Yusuf, M.Sc.

SIGLI[AP]-Gubernur Aceh, drh. Irwandi Yusuf, M.Sc melantik Pasangan Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah T. M. Daud, ST, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2017-2022, atas nama Presiden Republik Indonesia, Senin (17/7) di gedung DPRK Pidie.

Walaupun sejumlah kursi anggota DPRK Pidie terlihat kosong, karena aksi boikot yang dilakukan oleh para anggota Fraksi Partai Aceh, namun pelantikan Bupati dan Wakil Bupati yang baru tidak terhambat.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, saat memberi sambutan dalam pelantikan tersebut, meminta kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah T. M. Daud yang baru dilantik, untuk bekerja secara maksimal dan menepati janji-janji dalam kampanye yang disampaikan kepada rakyat.

Ia mengungkapkan, Pidie secara historis dikenal sebagai wilayah yang cukup berpengaruh di Aceh, selain letaknya yang strategis, Pidie juga merupakan tempat kelahiran sejumlah tokoh-tokoh besar Aceh. Selain itu Pidie juga memiliki sumber daya alam yang sangat besar dan beragam. “Semua potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) tersebut hendaknya pemanfaatannya harus mempertimbangkan aspek lingkungan dan keseimbangan alam,” pesan Irwandi.

Selain itu, Gubernur Aceh menyampaikan, RPJM Aceh nantinya menjadi acuan dalam penyelenggaraan pembangunan di wilayah Pidie, untuk lima tahun ke depan. Oleh karenanya penyusunan dokumen RPJM Kabupaten Pidie, harus mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan Aceh dan dokumen perencanaan pembangunan Nasional.

Sejalan dengan itu, ia juga  menyampaikan beberapa pesan kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru, dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi Aceh, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan angka kemiskinan. Langkah awal yang akan ditempuh oleh Pemerintah Aceh adalah memusatkan perhatian kepada peningkatan investasi, pariwisata dan perdagangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, dengan fokus kepada sektor agro industri, infrastruktur ekonomi, maritim dan energi.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf juga menyampaikan, sebagai wilayah yang dikenal dengan hasil pertaniannya, termasuk sebagai sentra penghasil padi di Aceh, maka perhatian dan program-program pembangunan di Pidie hendaknya dapat terus diarahkan pada upaya peningkatan sektor pertanian, antara lain dengan meningkatkan penggunaan teknologi pertanian agar produksi semakin meningkat.

Ia juga mengimbau agar Pemerintah Kabupaten Pidie melakukan reformasi birokrasi berkenaan dengan akuntanbilitas kinerja, akuntabilitas keuangan, dan akuntabilitas program. “Pembahasan dan pengesahan APBK, agar diupayakan tepat waktu agar pembangunan setiap tahunnya dapat dimulai lebih awal,” ujar Irwandi.

Sementara itu, Bupati Pidie Roni Ahmad dalam sambutannya usai pengambilan sumpah, mengajak seluruh elemen masyarakat Pidie untuk bersatu mendukung kepemimpinannya demi memajukan Pidie dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Segala perbedaan yang terjadi saat kampanye saat pilkada lalu hendaknya dilupakan, dan mari bersatu padu meningkatkan tali persaudaraan,” ujar Roni Ahmad, yang akap disapa Abusyik.

Bupati Pidie yang baru dilantik tersebut juga mengatakan, akan meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat demi memberantas kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

Dalam sambutanya, Abusyik juga berterimakasih kepada mantan Bupati dan Wakil Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah dan H. M. Iriawan, SE, atas pengabdiannya yang telah diberikan terhadap masyarakat kabupaten Pidie. walaupun mereka tidak menghadiri pada acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie tersebu. “Terimakasih juga kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf karena telah berkenan melakukan pengambilan dan pelantikan atas nama Presiden RI,” katanya.

Pelantikan Bupati Pidie tersebut turut dihadiri oleh sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, juga terlihat mantan menteri pertahanan GAM Zakaria Saman, Wakil Ketua DPA PA Abu Razak, mantan Gubernur Aceh Sjamsuddin Mahmud, mantan ketua DPRA periode 2009-2014, Wakil Ketua DPRA periode 2014-2019 Sulaiman Abda dan Dalimi.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie yang baru juga dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Aceh T. M. Nurlif, Anggota DPR RI M. Salim Fakhri, Anggota DPRA dari Fraksi PA Tgk. Anwar Ramli, Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh Mulyadi Nurdin.(B/D)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses