ATJEH PRESS

ATJEH PRESS

Janda Nagan Kembali Ditangkap WH Bersama Brondong Muda

Janda Nagan Kembali Ditangkap WH Bersama Brondong Muda
Ilustrasi

Ilustrasi

Meulaboh|AP-Lagi, seorang wanita janda paruh baya yang juga bendahara di sebuah intansi Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, HF (33) Senin (3/8) dini hari, diamankan personil Polres Aceh Barat, sejenak dicokok oleh pemilik sebuah losmen, bersama warga, karena dipergoki ngamar dengan seorang berondong yang berstatus mahasiswa.

Lelaki muda pasangan janda HF itu adalah IA (24) yang kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri di Meulaboh. Losmen yang dijadikan tempat kencan HF dan IA itu berada di ruas Jalan Nasional kawasan Simpang Nibong, Kecamatan Johan Pahlawan.

Informasi yang diperoleh dari sejumlah warga dan petugas WH menyebutkan, pasangan tanpa ikatan pernikahan itu ditangkap oleh pemilik losmen, kala berdua-duaan pada sebuah kamar di lantai satu.

Karena merasa curiga, pemilik Losmen yang sejak awal sudah mengetahui bahwa HF tidak berada di dalam kamarnya di lantai dua losmen. Belakangan terungkap jika wanita menyusup pada salah satu kamar lantai satu yang disewa oleh IA.

Merasa curiga, akhirnya pemilik losmen memanggil sejumlah pekerja yang lain guna meminta sang tamu membuka pintu. Namun, dalam waktu yang lama pintu kamar mereka dibuka dan akhirnya kedapatan kalau keduanya sedang berada di dalam kamar. Keduanya ditemui dengan kondisi masih berpakaian secara lengkap.

Petugas WH Aceh Barat yang mendapatkan informasi ini langsung menuju ke lokasi kejadian, guna mengamankan pasangan yang diduga tidak memiliki ikatan tali pernikahan tersebut. Bahkan mahasiswa ini juga sempat dihajar oleh sejumlah warga karena diduga telah mengotori tempat tersebut dengan berbuat maksiat.

Saat diperiksa, di dalam tas mahasiswa ini juga terdapat bong yang biasanya dijadikan alat untuk konsumsi sabu sabu. Kepada petugas, wanita HZ mengaku datang ke Meulaboh, Aceh Barat, setelah diperintahkan oleh atasannya guna melakukan koordinasi terkait pengelolaan keuangan di sebuah lembaga pemerintah di kabupaten ini. Ia mengaku sengaja datang lebih awal dan memilih menginap di Meulaboh dengan harapan tugasnya langsung lancar dan cepat selesai.

Guna menghindari amuk massa, kedua pasangan tersebut langsung diboyong ke Markas WH Aceh Barat yang berlokasi di Kompleks kantor bupati setempat, guna diamankan. Bahkan sekitar pukul 00.30 WIB kedua pasangan ini langsung dibawa ke Mapolres Aceh Barat guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena diduga menggunakan sabu-sabu. “Kedua pelaku kita serahkan kepada aparat kepolisian karena diduga terlibat kasus sabu-sabu,” kata Kasatpol PP WH Aceh Barat, Ika Suhannas Adlim, Senin dinihari kemarin.

Sementara itu, Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priambodo Nugroho melalui Kasat Narkoba, Iptu Darkasy, mengaku pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. termasuk untuk memastikan apakah kedua pelaku menggunakan narkoba atau pun tidak. “Kedua pelaku untuk sementara terpaksa kita amankan di Mapolres Aceh Barat untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif, semua barang bukti juga sudah kita amankan,” katanya.

prohaba.co

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses