Majukan KB di Aceh, BKKBN Aceh Galang Tokoh Agama dan Media Massa

Acara GenRe berlangsung di Aula BKKBN Provinsi Aceh Lantai II, Jln T. Nyak Arief Lampineung, Banda Aceh, Rabu 31 Agustus 2016. Foto: Alan| BNC
Acara GenRe berlangsung di Aula BKKBN Provinsi Aceh Lantai II, Jln T. Nyak Arief Lampineung, Banda Aceh, Rabu 31 Agustus 2016. Foto: Alan| BNC

Banda Aceh |AP-Kantor Wilayah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh menggelar kegiatan “Orientasi Program Kkb Melalui Tokoh Agama Serta Pembinaan Dan Pengembangan Kemitraan Dengan Berbagai Media Massa”. di Aula BKKBN Provinsi Aceh Lantai II, Jalan T. Nyak Arief Lampineung, Banda Aceh, Rabu tanggal 31 Agustus 2016.

Panitia pelaksana acara mengatakan, acara dimulai pada pukul 09.00.WIB dan dihadiri para Tokoh Agama sebanyak 1 orang utusan dari 23 Kabupaten/Kota, para insan Pers sebanyak 30 orang.

Disebutkanm tujuan orientasi ini untuk menambah wawasan program agar masyarakat mendapat informasi yang tepat dari sumber yang tepat juga.

“Sejak awal program BKKBN sangatlah penting dimana ini merupakan amanah undang-undang No 52 tahun 2009. Serta tersosialisasi program BKKBN ini melalui para Tokoh Agama,” ujar ketua Panitia Pelaksana Al.Qudri ST.

Dari jadwal yang ada, acara ini berlangsung selama 1 hari penuh dimana ada 3 pemateri yang hadir diantaranya, Prof. DR. H. Alyasa’ Abubakar, namun dia berhalangan hadir, kemudian ada Prof. DR. Syamsul Rizal. M.Ag menjadi sebagai pemateri awal sedangkan dari PWI Aceh diwakili oleh T Harris.3. Ketua PWI Aceh

“Adapun yang diharapkan dari pertemuan ini adalah mampu memahami dan bisa menyusun jumlah keluarga serta jumlah penduduk secara syariah,” ujar Al.Qudri ST.

Sementara Kepala BKKBN Aceh, Muhammad Razali SE mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk penyegaran kembali silaturrahmi dengan Tokoh Agama dan BKKBN Aceh.

“Dimana program BKKBN terdiri dari Kependudukan, Keluara Berencana, Pembangunan Keluarga, Dengan adanya GenRe ( Generasi Berencana ) adalah merupakan program yang baik di BKKBN dibandingkan dengan pencanangan Keluarga Madani Kencana dimana ada informasi yang lebih gampang dipahami  dari Generasi Berencana ke masyarakat itu sendiri,” ujar Muhammad Razali. [Alan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *