Neno Warisman: Perasaan Saya Mirip Orang Aceh

Banda Aceh | Kehadiran Hj. Titi Widoretno Warisman lebih akrab dipanggil Neno Warisman di Banda Aceh, Sabtu. 29 September 2018 sore, langsung dimanfaatkan wartawan  untuk menanyakan perasaan Neno tentang Aceh. Wanita yang akrab dipanggil bunda ini langsung berkisah.

“Saya punya seorang sahabat. Sahabat saya asli orang Aceh,” ungkap mantan penyanyi dan bintang film era 1980-an menjawab pertayaan wartawan.

Bunda Neno mengaku sebahagian perasaannya mirip dengan perasaan masyarakat Aceh. Sehingga dia  pernah membuat sebuah puisi yang panjang tentang Aceh. Puisi tersebut berisi ungkapan perasaan dia selaku salah satu anak negeri yang menginginkan keadilan dan kesejahteraan.

“Kita memiliki perasaan yang sama. Menginginkan negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr, hadirnya keadilan, kemakmuran. dan kesejahteraan,ujar Bunda Neno.

Sambung Neno, Aceh adalah sebuah negeri yang memiliki kekayaan alam berlimpah, sehingga wajar rakyat memiliki perasaan untuk hidup berkecukupanan dan jauh dari kemiskinan.

“Aceh memiliki kekayaan yang luar biasa,” puji Bunda Neno, tokoh perempuan yang kini aktif di dunia religi, sosial dan pendidikan, terutama pengasuhan, peran ibu dan peran keayahan.

Neno juga mengaku sangat mencintai Aceh. Saat Aceh dilanda musibah gempa dan tsunama, dia bersama keluarga ikut serta menggotong jenazah korban gempa dan tsunami.

“Saya sangat berkesan dengan Aceh, negeri yang memuliakan agama. Dan kita sangat beruntung punya Aceh, negeri yang selalu hidup bersyariat,” pungkas Neno. (TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *