Pagar Istana Wali Nanggroe Pakai Simbol Zionis Yahudi

Simbol Zionis Yahudi di pagar Istana Wali Naggroe Aceh. Foto: Bongkarnews
Simbol Zionis Yahudi di pagar Istana Wali Naggroe Aceh. Foto: Bongkarnews

Aceh Besar|BN-Entah ada hubungan emosional antara tokoh Aceh dan kelompok Zionis Yahudi sehingga simbol yang sangat dibenci itu terpasang di pagar Istana Wali Nanggroe. Lambang Bintang Daud (David Star) atau Bintang David di pintu gerbang Istana Wali Nangroe Aceh kini telah dicopot beberapa malam yang lalu tanpa sepengatahuan pihak security.

Bintang David yang merupakan lambang Yahudi terpasang di pagar pintu gerbang Istana Wali Nangroe Aceh seperti yang di beritakan di beberapa media selama ini benar adanya.

Hal tersebut berdasarkan pengakuan dari salah seorang Security atau penjaga Istana Wali Nangroe Hamdani kepada media saat kegiatan Sidak yang dilakukan oleh Ketua Komisi I DPR Aceh Abdullah Saleh pada Senin (29/02/2016) Sore.

Sidak tersebut dilakukan atas informasi dari beberapa media yang selama ini diberitakan. Selain Ketua Komisi I juga ikut hadir Anggota Komisi I Bukhari dari Fraksi PAN dan Staf Komisi I serta para Awak Media baik Cetak maupun Elektonik.

Dalam sidak tersebut langsung dijumpain oleh salah seorang Penjaga atau Security Istana Wali Nangroe Hamdani sesampai rombongan dan para awak media di dalam Istana atau di halaman depan, rombongan Komisi I masuk ke dalam Istana Wali Nangroe lewat pintu masuk gerbang Timur yang memang belum difungsikan.

Dengan penuh rasa heran Hamdani langsung menegur menanyakan dari mana, dan Abdullah Saleh juga langsung mengenalkan dirinya serta maksud tujuannya ke Istana Wali Nangroe.

Menurut keterangan Hamdani terkait Bintang David tersebut benar adanya yang sebelumnya terpasang di pintu kecil gerbang masuk Istana Wali Nangroe, namun lambang tersebut telah dibongkar dua malam yang lalu tanpa sepengatahuan pihak penjaga atau Security

“Lambang tersebut telah dibongkar dua malam yang lalu, namun kami tidak tahu siapa yang membongkarnya, karena pembongkaran tersebut dilakukan pada malam hari dan tanpa sepengatahuan dari pihak kami, pada siangnya kami tidak melihat lagi lambang Bintang David yang dimaksut” ungkap Hamdani kepada awak Media dan kepada Ketua Komisi I.

Hamdani menjelaskan bahwa ia tidak tahu dan tidak mengerti sama sekali bahwa lambang yang dipasang tersebut menyerupai Bintang David seperti yang diberitakan selama ini.

Hamdani juga mengungkapkan bahwa Lambang tersebut telah dipasang oleh pihak rekanan pemenang tenter PT Cipta Karya selama sebulan yang lalu yang dilakukan oleh para pekerja pada pagi hari, pungkasnya. (Ndar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *