Pembukaan Sabang Marine Festival 2017 Meriah, 25 Kapal Layar Dari Seluruh Benua Ikut Hadir  

Sabang, AP—Pembukaan Sabang Marine Festival (SMF) ke III tahun 2017 meriah, 25 peserta kapal layar dari seluruh benua ikut hadir pada, acara pembukaan Jumat sore di arena Sabang Fair, dilakukan Menteri Parawisata RI Arif Yahya, yang diwakili Wakil Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari, Asep Muhammad.
 
Dalam sambutan Menteri Pariwisata yang dibacakan Acep Muhammad, mengatakan  masyarakat Sabang harus menjaga kelestarian Wisata Bahari dari tangan-tangan jahil yang merusak kelestarian alam khususnya biota laut, demi kelangsungan hidup penghuni laut dan pelestarian wisata.
 
Kementrian Parawisata melalui Tim Percepatan pembangunan wisata bahari  menyambut baik kegiatan Sabang Marine Festival ke III tahun 2017, apalagi sajian dari tarian tradisional yang sangat antusias diikuti dan ditonton oleh para turis manca negara selaku peserta Yacht.
 
Sabang Marine Festival merupakan satu kegiatan wisata bahari yang menjadi salah satu destinasi wisata yang dikenal dunia dan juga dapat menambah devisa Negara serta dapat membangkitkan ekonomi masyarakat setempat. Hal ini harus diakui karena untuk membangkitkan perekonomian masyarakat yang paling tercepat adalah dalam bidang parawisata.
 
Banyaknya kunjungan wisata bahari ke Indonesia, karena diberlakukannya bebas Visa dan cepatnya pelayanan satu pintu dari aparaturin pemerintah yang terdiri dari Karantina, Imigrasi Bea dan Cukai, serta KSOP. Untuk chek in para kapal yacht hanya diperlukan waktu selama hanya 1 jam. Hal ini sangat menarik bagi para turis manca Negara karena bagi mereka segala urusan tidak harus ada terjadi kendala berlama-lama.
 
Diharapkan, Sabang dapat menjadi salah satu daerah pemasukkan devisa Negara sesuai yang ditargetkan pada tahun 2019 nati kunjungan wisata bahari ke Indonesia mencapai 20 juta turis dengan nilai masukan dari devisa sebesar 4 miliar Dolar. Dengan demikian wisata bahari di ujung barat Indonesia dapat kian menambah angka kunjungan wisata bahari yang menjadi salah satu andalan Pemerintah untuk  menambah devisa Negara.
 
Menyangkut penetapan 10 destinasi wisata, 7 destinasi tersebut adalah wisata bahari seperti di Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Danau Toba, Waka Tobi, Pulau Morotai, Mandalika dan Labuhan Bajao. Seperti kita ketahui bahwa Otorita yang telah ditetapkan oleh Pemerintah adalah Otorita Danau Toba berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 49 tahun 2016, dan tidak begitu lama maka akan menyusul Otorita wisata bahari lainnya., demikian disampaikan Menteri Pariwisat.
 
Sementara itu, Kepala BPKS Fauzi Husen, dalam pidatonya mengatakan  even SMF akan menjadi kalender tahunan promosi wisata bahari khususnya dengan telah ditunjuknya Pelabuhan Sabang sebagai salah satu pintu masuk kapal wisata cruise dan yacht di Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden No. 105 tahun 2015.
 
Perkembangan wisata bahari Sabang terus menuingkat secara signifikan, termasuk  kunjungan kapal cruise dan yacht. Pada Festival SMF ke I hadir 17 Yacht, SMF ke II diikuti 20 Yacht 11 kapal Cruise dan SMF ke III hadir 26 Yacht. Kemudian pada akhir tahun 2017 akan dilaksanakan SAIL Sabang, rencananya akan dibuka langsung Presiden Joko Widodo, dan diharapkan kepada para peserta SMF ke III dapat hadir pada acara SAIL Sabang  mendatang., ujar Fauzi Husen.
 
Gubernur Aceh DR H Zaini Abdullah yang berhalangan hadir, pada pidatonya yang dibacakan Assisten II Pemerintahan Aceh Drs. Syaiba Ibrahim mengatakan, atas nama Kepala Pemrintahan Aceh kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpatisipasi memeriahkan Sabang Marine Festival tahun ini.
 
Acara ini pada dasarnya tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di kawasan Sabang. Lebih dari itu, kegiatan ini juga penting dalam rangka memupuk semangat perdamaian, memperkuat persaudaraan, serta menyalurkan hobi berpetualang bagi siapa saja yang tertarik dengan wisata bahari.
 
Acara ini juga dapat memperkuat semangat kita untuk mempromosikan keindahan wisata Aceh serta menjadikan Sabang sebagai Poros Maritim Nasional di ujung Barat Indonesia. Sabang dikenal sebagai Surga Terpendam di Ujung Sumatera tidak saja memiliki keragaman pesona wisata bahari dan budaya, tapi juga merupakan kawasan bisnis yang sangat strategis di ujung barat Indonesia.
 
Karena indahnya sampai-sampai Great Britain Publishing memberikan julukan pulau ini dengan istilah The Gold Island atau pulau emas dan memasukkannya kedalam 501 pulau yang harus dikunjungi dunia., katanya.
 
Dijelaskan, kunjungan wisata ke Sabang semakin tahun semakin meningkat saja, tahun 2013 kunjungan wisatawan 450.000 orang, tahun 2014 500.000 orang, tahun 2015 700.000 orang dan tahun ini kita berharap mencapai 1 juta orang. Kunjungan kapal Cruise sebelum menuju Colombo, Maldive, Singapore atau Phuket sebanyak 11 kapal Cruise.
 
Kegiatan SMF merupakan salah satu promosi wisata ke tingkat dunia dan diharapkan bukan hanya memenpatkan Aceh sebagai destinasi parawisata internasional, melainkan juga menunjukkan kepada dunia bahwa Sabang adalah destinasi wisata paling aman , nyaman dan menarik untuk dikunjungi.
 
‘ Perlu diingat bahwa sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang rencana induk Pembangunan Parawisata Nasional tahun 2010 sampai tahun 2025, Pulau Weh dan sekitarnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN). Langkah ini memastikan bahwa Pemerintah akan terus berkomitmen memajukan wisata daerah ini melalui Destination Management of Organisation yang telah berjalan selama enam tahun.
 
Selama ini juga Pemerintah Kota Sabang juga telah menjalin kerjasama dengan dua kawasan wisata bahari lainnya yang ada di Asean yaitu Phuket dan Langkawi. Dan ketika kawasan ini menjalin kerjasama dalam sebuah program yang dinamakan Sabang-Phuket-Langkawi Approach atau disingkat “ Saphula Approach “. Program ini perlu diperkuat, apalagi sangat potensial untuk dikembangkan dan dapat tampil sebagai pintu gerbang wiasata bahari Asean, ujar Syaiba.(jalal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *