Sosok Hamdan Budiman: Dari Wartawan Untuk Anggota Dewan

BAnda Aceh, AP-Hamdan Budiman, lulusan FKIP Bahasa dan Seni Universitas Syiah Kuala Tahun 1991, telah menjadi wartawan  sejak tahun 1990 di SKM. Peristiwa. Itu artinya, pria kelahiran Lhok Pawoh, Manggeng Aceh Barat Daya sudah bergelut dengan dunia jurnalistiik sejak masa kuliah.

Setelah beberapa tahun menjadi koresponden Harian Mimbar Umum Medan, lalu menjadi wartawan Harian Pelita Jakarta selama enam tahun sejak tahun 1996 sampai 2002. Pencapaian lain dalam kerja-kerja jurnalistik, pada tahun 2000 – 2005, diangkat menjadi Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Aceh.

Karena situasi politik dan demokrasi diakhir priode Orde Baru, bersama kawan-kawan mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang masih sangat terlarang ketika itu, dan ditunjuk menjadi Ketua Yayasan Peuradeun Nanggroe (Yapuena), Tahun 1996 – sampai sekarang. Disaat konflik Aceh makin memuncak tahun 2000 – 2003 terpilih menjadi Presidium Forum LSM Aceh.

Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh merupakan wadah komunikasi dan informasi antar sesama Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Aceh yang menempatkan upaya advokasi terhadap berbagai permasalahan rakyat sebagai bagian dari gerakan OMS Aceh dalam kerangka pemberdayaan dan penguatan masyarakat sipil, LSM di Aceh sejak pertengahan tahun 1980-an

Ketika kantor dan peralatan kerja Mingguan Aceh Bisnis, dimana ia menjadi Pimpinan Redaksi,  dilindas ombak besar setelah gempa atau tsunami, ayah empat anak itu, beralih sementara untuk kerja-kerja kemanusiaan dengan menjadi Programme Assistant – Civil Society And Patrnership Meulaboh of  Chatolic Relief Service (CRS) Tahun 2005 – 2006 dengan tugas pokok membangun komunikasi dengan berbagai stakeholder.

Sebelumnya juga aktif diberbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Banda Aceh, Wakil Ketua PKB Aceh tahun Tahun 1999, Pasca MoU 2005 Menjadi Koordinator Saksi  Irwandi – Nazar (SINAR) tahun 2006 dan menjadi Ulee Sagoe Partai Aceh, Sagoe Baiturrahman, Banda Aceh tahun 2009 dan Wakil Ketua PA Aceh Barat Daya, dan Menjadi Sekretaris Bideung Kampanye Tim Pemenangan dr. Zaini Abdulah – Muzakir Manaf, sekaligus merangkap Juru Kampanye. Pernah menjadi Koordinator Informasi dan Komunikasi KPA Wil. Blangpidie, serta juru bicara Partai Aceh, Aceh Barat Daya.

Tidak pernah jauh dari Jurnalistik dan politik, pada Pemilu 2014 lalu, ia bergabung dengan Partai Damai Aceh. Selain ditunjuk menjadi Juru Bicara Partai Damai Aceh, juga menjadi Calon legislatif DPRA DP 9 pada pemilu 2014. Selain Profesi  wartawan dengan menerbitkan Koran Aceh, baik cetak maupun online, saat ini juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Daerah Aceh.

“Pemilu 2019 mendatang, Insya-Allah kita maju menjadi Caleg DPRK Banda Aceh Daerah Pemilihan Kota Banda Aceh, Kecamatan Baiturrahman dan Kecamatan Lueng Bata melalui Partai Daerah Aceh (PDA), dipercaya menempat inomor urut satu”, ujar pria yang mudah bergaul dan cepat akrab dengan siapapun itu.

Ketrampilan

l  Menulis; Berita, Pers Realis, Opinidll

l  Public & Media Relations

l  Corporate Communications

 

 

Penghargaan

 

International RepublikInstitute (SebagaiPeserta“Organizing Party Agent For Aceh Direct Election”), 2006

International Republik Institute (SebagaiPeserta “Public Issue Research and Developing Public Policy),2010

DepartemenPekerjaanUmum(KaryaJurnalistik “MengentasKemiskinanMelaluiSwasembadaPangan),1996

Parsatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh (Sebagai Pemateri “Pendidikan dan Pelatihan Dasar”) 2001

l  Lay Out

l  Focus Group Discuss (FGD)

l  Web & Print Content Development

 

Pengalaman Professional

  • Fasilitator Pendidikan Jurnalistik Damai untuk Wartawan
  • Pembicara tamu di Seminar Aceh Baru yang dilakukan oleh Pemda Aceh dengan Judul “Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan”
  • Koordinator Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Cumbok Miwa, Mane, Kayee Aceh Dan Lhok (PKM – Program Jakarta UNDP)
  • Koordinator Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Desa Lamkubu dan Panca.
  • Koordinator Pemberdayaan Perempuan Terampil Menganggur di Banda Aceh Bekerjasama dengan Depnaker Aceh
  • Koordinator Pendidikan Pemilih Pemula Untuk Kalangan Agamawan
  • Koordinator Pemantauan Pemilu di Kecamatan Labuhanhaji, Manggeng dan Tangan-Tangan.
  • Tim Evaluasi Program BAPPENAS untuk Pembangunan di Aceh
  • Tim Revitalisasi Imuem Mukim Forum LSM Aceh
  • Security Building in Jakarta
  • Training Communication For Human Right in Bogor
  • Aceh Papua And Indonesia – Scenario Building 2001 in Bogor
  • Sespri Bupati Aceh Barat Daya, Ir JufriHasanuddin, MM Tahun 2012 – 2013

Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

FKIP BAHASA INDONESIA, 1991

Sekolah Dasar Negeri (SD) Negeri Simpang Tiga, Manggeng Aceh Barat Daya,1982

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) Negeri Manggeng, Aceh Barat Daya, 1984

Pesantren Darul Ihsan, Desa Pawoh, Labuhan Haji, Tahun 1985 – 1988

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) Negeri Labuhan Haji, Aceh Selatan,  1988

FKIP Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Lulus 1991

Kemampuan Berbahasa; Aceh, Bahasa Indonesia, Aneuk Jamee, Inggris (Pasif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *