Kadisdik dan Kakanwil Kemenag Aceh: Aktifkan MGMP di daerah

Kadisdik Aceh, Anas M. Adam sedang memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan untuk pelatih Modul 2 USAID PRIORITAS
Kadisdik Aceh, Anas M. Adam sedang memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan untuk pelatih Modul 2 USAID PRIORITAS

Banda Aceh|AP-Kepala Dinas Pendidikan, Anas M. Adam dan Kakanwil Kemenag Aceh, Ibnu Sa’adan sepakat peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari unit-unit pelatihan sekolah seperti MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) untuk tingkat SMP/MTs dan KKG (Kelompok Kerja Guru) untuk tingkat SD/MI. “Kita akan perkuat MGMP dan KKG untuk mendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan dan implementasi Kurikulum 2013,” kata Anas dihadapan peserta “Pelatihan untuk Pelatih Modul 2 Provinsi Aceh untuk tingkat SMP/MTs” di Sulthan Hotel Banda Aceh yang akan berlangsung hingga 8 Juni 2014. Kadisdik menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan membantu biaya untuk menghidupkan kembali MGMP, “Provinsi sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk mengaktifkan kembali MGMP. Tetapi bagaimanapun juga mutu pendidikan bukan hanya tanggung jawab provinsi, kabupaten/kota juga harus mendukungnya dan yang menjadi kunci suksesnya adalah para guru, kepala sekolag dan pengawas.” Jelas Anas.

Senada dengan Kadisdik, Kakanwil Kemenag Aceh mengharapkan dari KKG/MGMP guru dapat meningkatkan keakraban sesama guru dan kepala madrasah/sekolah yang akan berdampak kepada siswa, “Melalui MGMP dan KKG kita membina ukhwah keakraban antar guru, antar kepala yang akan berdampak kepada keakraban guru/kepala dengan siswa.” jelas Ibnu Sa’adan. “Hal ini merupakan salahsatu tanggung jawab moral guru, sehingga guru bisa menjadi tempat curahan hati bagi siapa saja terutama bagi siswanya,” kata Ibu Sa’adan lagi.

35 Fasilitator daerah yang dilatih oleh USAID PRIORITAS tersebut fokus kepada pengelolaan rencana pembelajaran sesuai dengan Kurikulum 2013. Pada pelatihan ini fasilitator daerah akan diberi pendalaman tentang Kurikulum 2013, mendisain Lembar Kerja Siswa (LKS), mendisain Rubrik Penilaian Autentik, dan Literansi Lintas Kurikulum untuk berbagai mata pelajaran.

Program USAID PRIORITAS akan membantu Pemerintah Aceh untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di 6 kabupaten mitranya di Aceh hingga 2017. Selain pada tingkat kabupaten/kota, Program ini juga bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar Raniry di Banda Aceh untuk mendukung program pendidikan guru yang berkualitas baik pra maupun dalam jabatan.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *